Libur Semester Dewan Guru Asshomadiyah
- Selasa, 22 Juni 2021
- Berita
- Admin Madrasah
- 0 komentar
Libur Semester kenaikan kelas tahun ini Dewan Guru TPQ-PG-RA- MI ASSHOMADIYAH di isi dengan pendalaman membaca Al-Qur'an dengan Metode An-Nahdliyah.

Membaca Al-Qur’an bagi umat muslim merupakan suatu hal ibadah kepada Alloh SWT. Untuk itu seorang anak haruslah diberi pemahaman serta dibiasakan untuk selalu membaca Al-Qur’an sejak dini.
Untuk mendukung pembelajaran membaca Al-Qur’an diperlukan sebuah model atau metode pembelajaran yang dapat mempermudah peserta didik dalam belajar membaca Al-Qur’an. Metode yang dapat digunakan dalam belajar membaca Al-Qur’an salah satunya ialah metode An-Nahdliyah.
Metode An-Nahdliyah merupakan metode pembelajaran Al-Qur’an yang disusun oleh Lembaga pendidikan Ma’arif NU Tulung Agung. Metode ini lebih menekankan pada kesesuaian dan keteraturan dengan ketukan. Ketukan disini merupakan jarak pelafalan satu huruf dengan huruf lainnya, sehingga dengan ketukan bacaan santri akan sesuai baik panjang dan pendeknya dari sebuah bacaan Al-Qur’an, hal tersebut yang menjadikan metode ini unik dan memiliki kekhasan tersendiri.
Metode An-Nahdliyah merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an yang sudah digunakan sejak dahulu dan sudah dikenal oleh banyak masyarakat secara umum. Metode ini digunakan karena dianggap cukup efektif dalam pembelajaran Al-Qur’an diantaranya didalam membaca Al-Qur’an harus memperhatikan kebenaran dan kefasihan bacaannya melalui ketukan untuk meyesuaikan panjang pendek nya.
Pada saat ini banyak sekali berkembang metode atau cara dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an. Metode pembelajaran Al-Qur’an ini bertujuan untuk memudahkan anak-anak
agar dapat bisa membaca Al-Qur’an dalam waktu yang relative lebih singkat dari pengenalan huruf-huruf hijaiyah yang disesuaikan berdasarkan jilid satu sampai jilid enam.
Dalam pembelajaran Al-Qur’an hal yang terpenting diperhatikan kebenaran dan ketepatan dalam membacanya, hal ini harus diajarkan dan dibiasakan sejak dini. Kemampuan membaca Al-Qur’an adalah membikin tepat bacaan per huruf nya. Yakni masing-masing huruf perhuruf nya bisa terbaca dengan benar, dengan semua ketentuan bacaan nya, dengan menggunakan tajwid. Tujuan ilmu tajwid adalah untuk memelihara bacaan Al-Qur’an dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan dari kesalahan membaca.
TPQ-PG-RA- MI ASSHOMADIYAH adalah suatu lembaga pendidikan formal yang berdiri di bawah naungan Pondok Pesantren Darussyifa' Asshomadiyah. Dalam proses pembelajaran membaca Al-Qur’an di TPQ-PG-RA- MI ASSHOMADIYAH, guru menggunakan metode An-Nahdliyah.

Menurut Ustadzah Almaghfuroh, SHI (Kepala TPQ dan Tahfidz Asshomadiyah) ciri khas dari metode ini yaitu ketukan dengan adanya ketukan yang berirama dan buku paket sebagai rujukan dalam belajar membaca Al-Qur’an.5 Namun semua metode itu pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya dalam proses pembelajaran membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu seorang guru harus mepunyai solusi yang tepat untuk memecahkan permasalahan yang dapat menghambat peserta didik dalam proses kegiatan pembelajaran membaca Al-Qur’an.
Maka dari itu di Musim Liburan Sekolah Kenaikan Kelas setiap hari selasa, Seluruh Dewan Guru TPQ-PG-RA- MI ASSHOMADIYAH mengikuti kelas pendalaman penerapan metode An-Nahdliyah yang langsung di pandu oleh Ustad Sabarudin Abdulloh, M.Pd.I asal Kediri dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa - siswi TPQ-PG-RA- MI ASSHOMADIYAH.
Dengan demikian apabila seorang guru sudah menguasai metode pengajaran dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an maka hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran Al-Qur’an di TPQ-PG-RA- MI ASSHOMADIYAH.



