You need to enable javaScript to run this app.

Kemuliaan Malam Nisfu Sya’ban

  • Kamis, 17 Maret 2022
  • Berita
  • Admin Madrasah
  • 0 komentar
Kemuliaan Malam Nisfu Sya’ban

Menurut pendapat beberapa ulama besar, malam Nisfu Sya'ban merupakan salah satu dari beberapa malam yang bagus untuk berdoa karena tidak akan pernah ditolak oleh Allah.
Sya'ban menempati urutan kedelapan dalam 12 bulan penanggalan islam. Sejarah mencatat, banyak peristiwa besar terjadi pada bulan Sya'ban. Misalnya, perpindahan arah kiblat dari Masjid al-Aqsha menuju Ka'bah (QS al-Baqarah: 144).
Selain itu, turunnya ayat Alquran yang menganjurkan untuk membaca shalawat (QS al-Ahzab: 56). Rasulullah SAW juga menerangkan, diangkatnya catatan amal manusia juga terjadi tiap bulan Sya'ban.

Menurut pendapat beberapa ulama besar, malam Nisfu Sya'ban merupakan salah satu dari beberapa malam yang bagus untuk berdoa karena tidak akan pernah ditolak oleh Allah. Sya'ban menempati urutan kedelapan dalam 12 bulan penanggalan islam. Sejarah mencatat, banyak peristiwa besar terjadi pada bulan Sya'ban. Misalnya, perpindahan arah kiblat dari Masjid al-Aqsha menuju Ka'bah (QS al-Baqarah: 144). Selain itu, turunnya ayat Alquran yang menganjurkan untuk membaca shalawat (QS al-Ahzab: 56). Rasulullah SAW juga menerangkan, diangkatnya catatan amal manusia juga terjadi tiap bulan Sya'ban.  Hal itu disampaikan dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Nasa'i. Suatu kali, Usamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Wahai Rasulullah, kelihatannya tak satu bulan pun yang lebih banyak engkau puasakan daripada bulan Sya'ban?" Nabi Muhammad SAW menjawab, "Bulan itu sering dilupakan orang karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, sedangkan pada bulan itulah diangkat amalan-amalan kepada Tuhan Rabbul 'Alamin. Maka, saya ingin amalan saya dibawa naik selagi saya dalam keadaan berpuasa.". Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas al-Maliki dalam Madza fi Sya’ban mengutip sebuah riwayat dari Sayyidina Ali terkait keutaman malam nisfu Sya’ban dan anjuran puasa di siang harinya, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila datang malam Nisfu Sya'ban, beribadahlah di malam harinya dan puasalah di siang harinya” (HR: Ibnu Majah) Hadis ini menurut Sayyid Muhammad memiliki hadis lain yang menjadi pendukung (syawahid) dan bisa dijadikan landasan untuk diamalkan, apalagi tujuan dari pengamalannya untuk fadhail amal. Para ulama yang pakar dalam masalah dalil pun juga mengutip hadis ini dalam karya-karya mereka, seperti al-Mundziri dalam al-Targhib wa al-Tarhib, Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma’arif, dan lain-lain.   MALAM NISFU SYA’BAN  jatuh pada Hari : Kamis malam Jum'at (ba’da Maghrib), 17  Maret 2022. Malam ke 15 bulan Sya’ban.   Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda : “Barangsiapa yang memberitahukan berita datangnya bulan Sya’ban kepada yang lain, maka haram api neraka baginya”.  Dianjurkan membaca Surah Yasin ( 3x )  Surah Yasin ke 1 “Dibaca untuk memohon panjang umur dan ketaatan serta ketaqwaan dan dapat istiqamah kepada Allah Ta’ala”. Surah Yasin ke 2 “Dibaca untuk memohon diluaskan rezeqi yang halal & menolak bala”. Surah Yasin ke 3 “Dibaca untuk memohon ditetapkannya Iman Islam hingga akhir hayat”.  Dan juga membaca :  Astaghfirullahal ‘Adzim ( 100x )  Tahmid & Takbir ( 100 x )  Shalawat Nabi ( 100x ) dan dzikir dzikir lainnya ..   Berdo’alah secara khusyu’… Meminta apa yang tersirat dalam hati. Karena malam nisfu Sya’ban adalah malam yang sangat diijabah untuk dikabulkan semua doa” & hajat” yang diinginkan.  Para Ulama menyatakan bahwa Malam nisfu Sya’ban juga dinamakan malam pengampunan atau malam Maghfirah .  Imam Al Gozhali RA. mengistilahkan malam nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan Syafaat ( pertolongan ) menurut Beliau.  ♥Malam ke 13 bulan Sya’ban Allah Ta’ala memberikan 3 Syafaat kepada hambaNya. ♥Malam ke 14, seluruh Syafaat diberikan secara penuh. ♥Malam ke 15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun.  Karena pada malam itu Allah Ta’ala menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi terutama kepada hamba”Nya yang Shaleh.   Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ  “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)  Allahumma bariklana fi Sya’ban wa balighna Ramadhan   Barakallahufikum 

Hal itu disampaikan dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Nasa'i. Suatu kali, Usamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Wahai Rasulullah, kelihatannya tak satu bulan pun yang lebih banyak engkau puasakan daripada bulan Sya'ban?"
Nabi Muhammad SAW menjawab, "Bulan itu sering dilupakan orang karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, sedangkan pada bulan itulah diangkat amalan-amalan kepada Tuhan Rabbul 'Alamin. Maka, saya ingin amalan saya dibawa naik selagi saya dalam keadaan berpuasa.".
Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas al-Maliki dalam Madza fi Sya’ban mengutip sebuah riwayat dari Sayyidina Ali terkait keutaman malam nisfu Sya’ban dan anjuran puasa di siang harinya, Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila datang malam Nisfu Sya'ban, beribadahlah di malam harinya dan puasalah di siang harinya” (HR: Ibnu Majah)
Hadis ini menurut Sayyid Muhammad memiliki hadis lain yang menjadi pendukung (syawahid) dan bisa dijadikan landasan untuk diamalkan, apalagi tujuan dari pengamalannya untuk fadhail amal. Para ulama yang pakar dalam masalah dalil pun juga mengutip hadis ini dalam karya-karya mereka, seperti al-Mundziri dalam al-Targhib wa al-Tarhib, Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma’arif, dan lain-lain.

Menurut pendapat beberapa ulama besar, malam Nisfu Sya'ban merupakan salah satu dari beberapa malam yang bagus untuk berdoa karena tidak akan pernah ditolak oleh Allah. Sya'ban menempati urutan kedelapan dalam 12 bulan penanggalan islam. Sejarah mencatat, banyak peristiwa besar terjadi pada bulan Sya'ban. Misalnya, perpindahan arah kiblat dari Masjid al-Aqsha menuju Ka'bah (QS al-Baqarah: 144). Selain itu, turunnya ayat Alquran yang menganjurkan untuk membaca shalawat (QS al-Ahzab: 56). Rasulullah SAW juga menerangkan, diangkatnya catatan amal manusia juga terjadi tiap bulan Sya'ban.  Hal itu disampaikan dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Nasa'i. Suatu kali, Usamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Wahai Rasulullah, kelihatannya tak satu bulan pun yang lebih banyak engkau puasakan daripada bulan Sya'ban?" Nabi Muhammad SAW menjawab, "Bulan itu sering dilupakan orang karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, sedangkan pada bulan itulah diangkat amalan-amalan kepada Tuhan Rabbul 'Alamin. Maka, saya ingin amalan saya dibawa naik selagi saya dalam keadaan berpuasa.". Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas al-Maliki dalam Madza fi Sya’ban mengutip sebuah riwayat dari Sayyidina Ali terkait keutaman malam nisfu Sya’ban dan anjuran puasa di siang harinya, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila datang malam Nisfu Sya'ban, beribadahlah di malam harinya dan puasalah di siang harinya” (HR: Ibnu Majah) Hadis ini menurut Sayyid Muhammad memiliki hadis lain yang menjadi pendukung (syawahid) dan bisa dijadikan landasan untuk diamalkan, apalagi tujuan dari pengamalannya untuk fadhail amal. Para ulama yang pakar dalam masalah dalil pun juga mengutip hadis ini dalam karya-karya mereka, seperti al-Mundziri dalam al-Targhib wa al-Tarhib, Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma’arif, dan lain-lain.   MALAM NISFU SYA’BAN  jatuh pada Hari : Kamis malam Jum'at (ba’da Maghrib), 17  Maret 2022. Malam ke 15 bulan Sya’ban.   Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda : “Barangsiapa yang memberitahukan berita datangnya bulan Sya’ban kepada yang lain, maka haram api neraka baginya”.  Dianjurkan membaca Surah Yasin ( 3x )  Surah Yasin ke 1 “Dibaca untuk memohon panjang umur dan ketaatan serta ketaqwaan dan dapat istiqamah kepada Allah Ta’ala”. Surah Yasin ke 2 “Dibaca untuk memohon diluaskan rezeqi yang halal & menolak bala”. Surah Yasin ke 3 “Dibaca untuk memohon ditetapkannya Iman Islam hingga akhir hayat”.  Dan juga membaca :  Astaghfirullahal ‘Adzim ( 100x )  Tahmid & Takbir ( 100 x )  Shalawat Nabi ( 100x ) dan dzikir dzikir lainnya ..   Berdo’alah secara khusyu’… Meminta apa yang tersirat dalam hati. Karena malam nisfu Sya’ban adalah malam yang sangat diijabah untuk dikabulkan semua doa” & hajat” yang diinginkan.  Para Ulama menyatakan bahwa Malam nisfu Sya’ban juga dinamakan malam pengampunan atau malam Maghfirah .  Imam Al Gozhali RA. mengistilahkan malam nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan Syafaat ( pertolongan ) menurut Beliau.  ♥Malam ke 13 bulan Sya’ban Allah Ta’ala memberikan 3 Syafaat kepada hambaNya. ♥Malam ke 14, seluruh Syafaat diberikan secara penuh. ♥Malam ke 15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun.  Karena pada malam itu Allah Ta’ala menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi terutama kepada hamba”Nya yang Shaleh.   Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ  “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)  Allahumma bariklana fi Sya’ban wa balighna Ramadhan   Barakallahufikum 

 MALAM NISFU SYA’BAN 

jatuh pada
Hari : Kamis malam Jum'at (ba’da Maghrib), 17  Maret 2022.
Malam ke 15 bulan Sya’ban.

 Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda :
“Barangsiapa yang memberitahukan berita datangnya bulan Sya’ban kepada yang lain, maka haram api neraka baginya”.

Dianjurkan membaca Surah Yasin ( 3x )

Surah Yasin ke 1
“Dibaca untuk memohon panjang umur dan ketaatan serta ketaqwaan dan dapat istiqamah kepada Allah Ta’ala”.
Surah Yasin ke 2
“Dibaca untuk memohon diluaskan rezeqi yang halal & menolak bala”.
Surah Yasin ke 3
“Dibaca untuk memohon ditetapkannya Iman Islam hingga akhir hayat”.

Dan juga membaca :
 Astaghfirullahal ‘Adzim ( 100x )
 Tahmid & Takbir ( 100 x )
 Shalawat Nabi ( 100x )
dan dzikir dzikir lainnya ..

Menurut pendapat beberapa ulama besar, malam Nisfu Sya'ban merupakan salah satu dari beberapa malam yang bagus untuk berdoa karena tidak akan pernah ditolak oleh Allah. Sya'ban menempati urutan kedelapan dalam 12 bulan penanggalan islam. Sejarah mencatat, banyak peristiwa besar terjadi pada bulan Sya'ban. Misalnya, perpindahan arah kiblat dari Masjid al-Aqsha menuju Ka'bah (QS al-Baqarah: 144). Selain itu, turunnya ayat Alquran yang menganjurkan untuk membaca shalawat (QS al-Ahzab: 56). Rasulullah SAW juga menerangkan, diangkatnya catatan amal manusia juga terjadi tiap bulan Sya'ban.  Hal itu disampaikan dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Nasa'i. Suatu kali, Usamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Wahai Rasulullah, kelihatannya tak satu bulan pun yang lebih banyak engkau puasakan daripada bulan Sya'ban?" Nabi Muhammad SAW menjawab, "Bulan itu sering dilupakan orang karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, sedangkan pada bulan itulah diangkat amalan-amalan kepada Tuhan Rabbul 'Alamin. Maka, saya ingin amalan saya dibawa naik selagi saya dalam keadaan berpuasa.". Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas al-Maliki dalam Madza fi Sya’ban mengutip sebuah riwayat dari Sayyidina Ali terkait keutaman malam nisfu Sya’ban dan anjuran puasa di siang harinya, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila datang malam Nisfu Sya'ban, beribadahlah di malam harinya dan puasalah di siang harinya” (HR: Ibnu Majah) Hadis ini menurut Sayyid Muhammad memiliki hadis lain yang menjadi pendukung (syawahid) dan bisa dijadikan landasan untuk diamalkan, apalagi tujuan dari pengamalannya untuk fadhail amal. Para ulama yang pakar dalam masalah dalil pun juga mengutip hadis ini dalam karya-karya mereka, seperti al-Mundziri dalam al-Targhib wa al-Tarhib, Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma’arif, dan lain-lain.   MALAM NISFU SYA’BAN  jatuh pada Hari : Kamis malam Jum'at (ba’da Maghrib), 17  Maret 2022. Malam ke 15 bulan Sya’ban.   Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda : “Barangsiapa yang memberitahukan berita datangnya bulan Sya’ban kepada yang lain, maka haram api neraka baginya”.  Dianjurkan membaca Surah Yasin ( 3x )  Surah Yasin ke 1 “Dibaca untuk memohon panjang umur dan ketaatan serta ketaqwaan dan dapat istiqamah kepada Allah Ta’ala”. Surah Yasin ke 2 “Dibaca untuk memohon diluaskan rezeqi yang halal & menolak bala”. Surah Yasin ke 3 “Dibaca untuk memohon ditetapkannya Iman Islam hingga akhir hayat”.  Dan juga membaca :  Astaghfirullahal ‘Adzim ( 100x )  Tahmid & Takbir ( 100 x )  Shalawat Nabi ( 100x ) dan dzikir dzikir lainnya ..   Berdo’alah secara khusyu’… Meminta apa yang tersirat dalam hati. Karena malam nisfu Sya’ban adalah malam yang sangat diijabah untuk dikabulkan semua doa” & hajat” yang diinginkan.  Para Ulama menyatakan bahwa Malam nisfu Sya’ban juga dinamakan malam pengampunan atau malam Maghfirah .  Imam Al Gozhali RA. mengistilahkan malam nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan Syafaat ( pertolongan ) menurut Beliau.  ♥Malam ke 13 bulan Sya’ban Allah Ta’ala memberikan 3 Syafaat kepada hambaNya. ♥Malam ke 14, seluruh Syafaat diberikan secara penuh. ♥Malam ke 15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun.  Karena pada malam itu Allah Ta’ala menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi terutama kepada hamba”Nya yang Shaleh.   Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ  “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)  Allahumma bariklana fi Sya’ban wa balighna Ramadhan   Barakallahufikum 

 Berdo’alah secara khusyu’… Meminta apa yang tersirat dalam hati. Karena malam nisfu Sya’ban adalah malam yang sangat diijabah untuk dikabulkan semua doa” & hajat” yang diinginkan.

Para Ulama menyatakan bahwa Malam nisfu Sya’ban juga dinamakan malam pengampunan atau malam Maghfirah .
 Imam Al Gozhali RA. mengistilahkan malam nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan Syafaat ( pertolongan ) menurut Beliau.

♥Malam ke 13 bulan Sya’ban Allah Ta’ala memberikan 3 Syafaat kepada hambaNya.
♥Malam ke 14, seluruh Syafaat diberikan secara penuh.
♥Malam ke 15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun.

Karena pada malam itu Allah Ta’ala menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi terutama kepada hamba”Nya yang Shaleh.

 Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)

Allahumma bariklana fi Sya’ban wa balighna Ramadhan

 Barakallahufikum 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Budhi Triastuti Maelani, S.E

- Kepala Madrasah -

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur ke hadlirat Alloh Swt yang telah melimpahkan nikmat, taufiq serta hidayah-Nya kepada kita semua,…

Berlangganan
Banner