HARI PERTAMA MASUK MADRASAH
- Senin, 17 Juli 2023
- Berita Pengumuman
- Admin Madrasah
- 0 komentar
Hari ini tanggal 17 Juli 2023 hari pertama masuk sekolah siswa/i MI Asshomadiyah TAPEL 2023/2024.
Alhamdulillah tahun ini MI Asshomadiyah menerima 38 siswa/i baru untuk tahun pelajaran 2023/2023. Ucapan Terima Kasih kami tujukkan kepada segenap wali murid yang telah mempercayakan ananda untuk menuntut ilmu di lembaga kami.

Di hari pertama masuk sekolah siswa/i di perkenalkan kepada segenap dewan guru dan pengenalan kelas baru siswa/i. di lanjutkan sambutan Kepala MI Asshomadiyah Ibu Budhi Triastuti Maelani, S.E. berikut sambutan beliau.
Untuk susunan Tugas Dewan Guru MI Asshomadiyah TAPEL 2023-2024, sebagai berikut :
- Kelas 1A : Silvia Nur Aini, S. Pd
- Kelas 1B : Sofiana Defi, S.Pd
- Kelas 2A : Siti Romi Syamsia, S.Pd, M.Pd
- Kelas 3A : Laily Husniyah Mabruroh, S.Pd
- Kelas 3B : Nur Lailatus Solichah, S.Pd
- Kelas 4A : Niswatul Chariroh, S.Pd
- Kelas 5A : Tedy Tofan Aristian, S.Pd, M.Pd
- Guru Mapel B. Arab & Qurdits : Muhammad Afwan Bahri, S.Pd
- Guru Mapel Fiqih, SKI & Akidah atas : Muhammad Faruq Amrullah, S.Pd
- Guru Mapel B. Inggris & Akidah bawah : Nadiyah Mafazatin, S.Pd
- Guru Mapel PJOK : Erma Fitria Ningsih, S.Pd
- Guru Mapel Aswaja & TIK : Irwan Adi Putra, S.Pd, M.Pd
- Tata Usaha & Administrasi : Kiki Ayu Rahmawati, S.ST & Sheprilia Ayu Rysta Diana, S.Mn
Berikut Sambutan Kepala MI Asshomadiyah

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Alhamdulilllahirobbil’alamin, assalatu wassalamu ‘ala asyrofil anbiya iwal mursalin, wa ‘ala alihi wasohbihi ajma’in.
Bapak/Ibu Dewan guru yang saya hormati
Serta siswa/siswi MI Asshomadiyah yang saya banggakan;
Pada kesempatan yang mulia ini marilah kita bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat, terutama nikmat kesehatan dan kesempatan hingga kita semua bisa berkumpul di sekolah ini tepatnya pada Hari Pertama Masuk Sekolah di Tahun Ajaran Baru 20232/2024.
Sholawat berhiaskan salam tiada lupa kita sanjungkan keharibaan Nabi Muhammad SAW. Semoga dengan seringnya bershalawat kita akan mendapatkan pertolongan beliau di Hari Akhir nanti.
Bapak, Ibu, serta anak-anak yang berbahagia;
Setelah kemarin melalui libur panjang kurang lebih selamat tiga minggu, akhirnya hari ini kita kembali menjalankan aktivitas sekolah seperti biasanya.
kepada segenap siswa baru, saya ucapkan “SELAMAT DATANG di madrasah tercinta kita MI Asshomadiyah”, selamat bergabung, dan selamat menuntut ilmu di sini. Dalam beberapa hari ke depan, silakan berkeliling sekolah, kenali Bapak/Ibu guru, sapa kakak kelas kalian, dan tanyakan sesuatu yang ingin kalian ketahui.
Sekolah baru, kelas baru, teman baru, dan guru-guru baru. Itulah indah dan serunya bersekolah. Kalau kita hanya berdiam di rumah atau di dalam kamar, maka yang kita pandangi dan temui pada setiap harinya hanyalah dinding, pintu rumah, dapur, hingga kursi.
Tak ada pengalaman baru, tak ada suasana baru, tak ada kegiatan baru, dan juga tak ada teman baru. Jika hal itu sudah terjadi, maka sungguh sangat membosankan, bukan? Tentu saja.
Anak-anak yang berbahagia;
Hari ini adalah hari pertama kalian masuk sekolah, maka yang paling penting saat ini adalah bagaimana caranya menumbuhkan, meningkatkan, dan memantapkan motivasi belajar.
Meski begitu, jangan kalian pahami bahwa belajar itu sekadar kegiatan membaca buku, menghafal rumus perkalian, atau sekadar merangkum materi pelajaran.
Belajar adalah aktivitas mental yang menuntut seseorang untuk mengubah perilakunya dari malas menjadi rajin, dari yang kurang baik menjadi baik, dan dari yang baik menjadi berprestasi.
Bagaimana cara kalian menyapa Bapak/Ibu guru dengan sopan, itulah yang namanya belajar, yaitu belajar bertata krama dan sopan santun.
Bagaimana caranya kalian mendengarkan penjelasan Bapak/Ibu guru di kelas, itulah yang namanya belajar, yaitu belajar menghargai orang lain.
Bagaimana caranya kalian bertanya kepada teman atau guru atas materi pelajaran yang belum dipahami, itu juga namanya belajar, yaitu belajar agar menjadi pribadi yang percaya diri.
Anak-anak yang ibu sayangi;
Sejatinya setiap orang itu akan terus belajar dan ingin berada dalam kondisi belajar. Apakah kalian kira Bapak/Ibu guru yang berdiri dan hadir di deoan ini tidak perlu belajar lagi? Ternyata masih perlu, iya kan?
Begitulah, karena sejatinya belajar itu sepanjang hayat, belajar dimulai dari buaian hinggalah nanti kita dikubur di liang lahat. Apa artinya, anak-anak? Berarti kalau kita tidak belajar, sama saja kita sudah mati, bukan? Nah.
Bila kita melihat sawah yang ditanami padi, maka sebelum padi itu ditanam lahannya pasti digemburkan terlebih dahulu, diberi pupuk, dan juga dibersihkan dari sampah-sampah yang mengganggu.
Ketika lahannya sudah gembur dan airnya sudah cukup, barulah para petani menanam padi. Sesudah padi ditanam, apakah lantas ditinggal saja hingga panen?
Ternyata tidak, ya anak-anak. Padi yang sudah ditanam akan terus dirawat oleh petani, diberi pupuk, bahkan dijaga supaya tidak dicuri oleh orang jahat. Jikalau ada rumput yang tumbuh, maka rumput tersebut dicabut. Kadang, ada pula petani yang rela menginap di pondok demi menjaga padi.
Mengapa para petani begitu bersungguh-sungguh merawat padi? Karena mereka ingin mendapatkan padi dengan kualitas terbaik yang bisa laku dijual.
Anak-anak yang ibu banggakan;
Mirip seperti padi, sebenarnya kisah kalian juga demikian. Kalian datang ke sekolah ini sebelumnya sudah diberi sarapan oleh Ayah dan Ibu di rumah, diberi uang jajan, dipakaikan seragam yang bersih, rapi dan sudah disetrika, dibelikan tas, sepatu, bahkan disiapkan pula bekal jikalau nanti merasa lapar di sekolah.
Tahukah kalian apa harapan dari orang tua kalian sehingga repot-repot menyiapkan segala sesuatu untuk sekolah kalian?
Harapan mereka tiada lain dan tiada bukan ialah untuk kesuksesan kalian. Seperti halnya padi yang berkualitas, orang tua dan guru punya harapan agar kalian juga menjadi seorang generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berkarakter mantap.
Maka dari itu, di sekolah yang sederhana ini, teruslah ingat kebaikan dari orang tua kalian dan jadikan kebaikan mereka sebagai motivasi supaya kalian bisa terus semangat dan termotivasi untuk belajar.
Bapak, Ibu, serta anak-anak yang berbahagia;
Demikianlah sambutan yang bisa saya sampaikan pada hari ini. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf. Saya akhiri;
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh






